Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel

logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Pengadilan Negeri Saumlaki Kelas II

Prosedur Banding Perkara Pidana

Prosedur Banding Perkara Pidana

 

  1. Meja 2 membuat :

    • Akta permohonan pikir-pikir bagi terdakwa.
    • Akta permintaan banding.
    • Akta terlambat mengajukan permintaan banding.
    • Akta pencabutan banding.
  2. Permintaan banding yang diajukan, dicatat dalam register induk perkara pidana dan register banding oleh masing-masing petugas register.
  3. Permintaan banding diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari sesudah putusan dijatuhkan, atau 7 (tujuh) hari setelah putusan diberitahukan kepada terdakwa yang tidak hadir dalam pengucapan putusan.
  4. Permintaan banding yang diajukan melampaui tenggang waktu tersebut di atas tetap dapat diterima dan dicatat dengan membuat Surat Keterangan Panitera bahwa permintaan banding telah lewat tenggang waktu dan harus dilampirkan dalam berkas perkara.
  5. Dalam hal Pemohon tidak datang menghadap, hal ini harus dicatat oleh Panitera dengan disertai alasannya dan catatan tersebut harus dilampirkan dalam berkas perkara.
  6. Panitera wajib memberitahukan permintaan banding dari pihak yang satu kepada pihak yang lain.
  7. Tanggal penerimaan memori dan kontra memori banding dicatat dalam register dan salinan memori serta kontra memori disampaikan kepada pihak yang lain, dengan relaas pemberitahuan.
  8. Dalam hal pemohon belum mengajukan memori banding sedangkan berkas perkara telah dikirimkan ke Pengadilan Tinggi, pemohon dapat mengajukannya langsung ke Pengadilan Tinggi, sedangkan salinannya disampaikan ke Pengadilan Negeri untuk disampaikan kepada pihak lain.
  9. Selama 7 (tujuh) hari sebelum pengiriman berkas perkara kepada Pengadilan Tinggi, pemohon wajib diberi kesempatan untuk mempelajari berkas perkara tersebut di Pengadilan Negeri.
  10. Jika kesempatan mempelajari berkas diminta oleh Pemohon dilakukan di Pengadilan Tinggi, maka pemohon harus mengajukan secara tegas dan tertulis kepada Ketua Pengadilan Negeri.
  11. Berkas perkara banding berupa bundel “A” dan bundel “B” dalam waktu selambat-lambatnya 14 hari sejak permintaan banding diajukan sesuai dengan pasal 236 ayat 1 KUHAP, harus sudah dikirim ke Pengadilan Tinggi.
  12. Selama perkara banding belum diputus oleh Pengadilan Tinggi, permohonan banding dapat dicabut sewaktu-waktu, untuk itu Panitera membuat Akta pencabutan banding yang ditandatangani oleh Panitera, pihak yang mencabut dan diketahui oleh Ketua Pengadilan Negeri. Akta tersebut dikirim ke Pengadilan Tinggi.
  13. Salinan putusan Pengadilan Tinggi yang telah diterima oleh Pengadilan Negeri, harus diberitahukan kepada terdakwa dan penuntut umum dengan membuat Akta Pemberitahuan Putusan.
  14. Petugas register harus mencatat semua kegiatan yang berkenaan dengan perkara banding, dan pelaksanaan putusan ke dalam buku register terkait.
  15. Pelaksanaan tugas pada Meja Kedua, dilakukan oleh Panitera Muda Pidana dan berada langsung dibawah koordinasi Wakil Panitera.






Berita Terkini

19Sep

Sosialisasi Gugatan Sederhana Dan Maklumat Mahkamah Agung RI
Pada hari Jumat tanggal 15 September 2017, Sosialisasi Gugatan Sederhana Dan Maklumat Mahkamah Agung RI yang lansung dipimpinnoleh Bapak Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki yang berlangsung dengan baik, yang di ikuti oleh seluruh Hakim, Para Pejabat, Pegawai dan Honorer diakhiri dengan sesi tanya jawab.

18Aug

Upacara Hut Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia
Pada hari Kamis, tanggal 17 Agustus 2017 pada jam 08:00 WIT keluarga besar Pengadilan Negeri Saumlaki melaksanakan Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72 yang berlangsung dengan baik.

21Jun

Acara Pengantar Tugas Bapak. Alex Sanjaya,S.H Ke Pengadilan Negeri Ngabang
Pada hari Senin tanggal 19 Juni 2017, Acara Pengantar Tugas Bapak. Alex Sanjaya,S.H Ke Pengadilan Negeri Ngabang, dihadiri oleh semua keluarga besar PN Saumlaki Acara berlangsung dengan baik dan penuh haru, diawali dengan pemutaran video kilas balik selama bertugas di PN Saumlaki, kesan dan pesan oleh Bapak. Alex Sanjaya,S.H dan […]